di sini tak tahu merenungkan nasibku
waktupun seakan membisu
mendalam menusuk kalbu
ku coba bertahan, memang ......
ku cobba menangis, itu pun .....
ku coba melawan, tapi ....
aku memang manusia yang tak berguna
aku memang manusia yang bodoh
melihat raut wajahku yang hitam
ku hanya bisa menangis
dia pun begitu
sungguh malang nasibnya
ku coba memberi
demi menyembunyikan kesedihannya
setiap hari, setiap malam
penuh dengan omong kosong
bahkan dia dijadikan pelampiasan kekesalan
hingga dia meneteskan air mata
aku bahagia, akau tersenyum
aku bangga dengannya
ketika di menyembunyikan kesedihannya
seakan dia tersenyum dan tertawa
dia mencoba menyeimbangkan kehidupan dunianya
dia ingin
menjadi
seseorang yang bebas
in last my note. on joniory
Tidak ada komentar:
Posting Komentar